Mall, adalah tempat yang identik dengan AC yg dalam kata lain jika kita masuk ke tempat tersebut didalamnya tuh adalah sama dengan "ADEM AYEM". Tapi beda dengan yang satu ini. menurut identifikasi dan investigasi yang gw lakuin gw dapat menarik kesimpulan bahwa mall ini telah terkena efek daripada Global Warming. Karena apa? karena kita gw masuk ke dalam mall ini gw serasa bahwa gw menjadi seongok ayam yg telah dipotong-potong yg siap untuk disajikan sebagai makanan, yang dpt lu tau bahwa mall ini adlh bkn mall, akan ttpi oven dalam bntk mall.
Pertama kali gw masuk ke mall ini, dan entah itu akan menjadi yang pertama dan terakhir ataupun akan berlanjut. itu adalah ketika gw mengantar teman kampus gw yang bernama "Padang" walaupun nama asli dia adalah Reza tapi dia lebih senang dipanggil padang karena menurut dia, dia adalah turunan padang. Tapi gw merasa bahwa orang padang bukan hanya dia di kampus. oleh karena itu gw panggil dia dengan nama RENDANG yg artinya REZA PADANG. Dikarenakan ada gw sama dia sedang mengikuti rangkaian ospek, dan kita disuruh untuk menggunakan baju kuning sedangkan temen gw tidak mempunyai baju berwarna kuning. akhirnya temen gw mengajak gw untuk menemani dia ke jatos. karena rasa empati gw yang tinggi dan gw adalah org yg peduli maka akhirnya gw pun mengantarkan dia ke jatos.
sesampainya dilokasi gw melihat sebuah gedung yg unik yg menurut analisis pertama gw adlh "didalem kyknye adem dah" maka gw dan temen gw langsung meluncur ke dalam. Gw melihat ada pintu kecil yg gw lihat orang-orang lalu lalang lewat situ dan benar itu adalah pintu masuk, namun bukan pintu masuk utama. Disini gw enjoy-enjoy aja. setelah melewati beberapa anak tangga gw pun berhasil masuk ke dalam mall tersebut.
Satu menit pertama.... gw masih belum merasakan kejanggalan. gw masih bisa tertawa riang layaknya org dpt uang 1 M bareng temen gw. Dua menit.. setetes air mengalir dari kepala gw... cluuuuuurr. masih woles gw disini. Menit ke tiga.. tetesan tetesan itu semakin bertambah.. dan gw mulai merasakan kejanggalan.. sampai pada beberapa menit kemudian gw baru menyadari bahwa ini bukan sebuah mall akan tetapi ini adalah sebuah oven raksasa yg diciptakan untuk memanggang manusia-manusia yg tak berdosa. dalam hati gw, gw berkata. "Tuhaaaaaaaaaaaaaan selamatkan hambamu yang tidak berdosa iniiiiii"
gw sangat heran dengan orang-orang yg begitu senang berada disana. mereka tertawa seakan sedang berada pada pertunjukan lawak "ahhahaah" akan tetapi gw merasa bahwa ini adalah suatu bahaya, gw berfikir bahwa semua orang yg ada disini adalah para orang yg akan disuguhkan untuk dijadikan makanan buat alien yg entah dari planet mana. maka dari itu rasa kepahlawanan gw mulai bangkit. Gw pun mencoba untuk menyelamatkan teman gw Rendang.
Gw: dang, cepet lo belanja baju aja lama, mall ini bukan cimol
rendang: lu kenapa nyong. santai aja cari yang murah
Gw: uda itu aja tuh. bagus murah lg 35rebu doang kaennya bagus ko
rendang: bentaran sih nyoooooooong
Gw: lihat gw dang *dengan nada tegas. sekarang liat sekeliling lo.. ini tuh oven dang bukan mall , ayo cepet keluar!
rendang: lu gerah nyong? *sambil tertawa
Gw: bukan gerah lagi. ini panas banget dang.
rendang; iye dah ayo.
akhirnya gw berhasil menyelamatkan diri gw dan temen gw rendang. walaupun disini gw merasakan kejanggalan kenapa temen gw merasa biasa ketika didalam dan dia malah tertawa? apakah mungkin temen gw itu alien sebenarnya? namun dia tidak tega untuk memangsa gw karena gw temannya? hanya dia dan Tuhan yang tau.
Dan sampai saat ini, setiap kali gw ke tempat itu, gw tidak pernah mencoba untuk masuk kembali. gw hanya melihat orang-orang yang ada didalam dari luar sabil berkata "FANTASTIS" ilmu apa yang mereka punya sampai mereka bisa bertahan di dalam sana "AMAZING" terpintas di dalam pikiran gw buat belajar ilmu yang mereka punya.
~END~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar